SURABAYA, INDOTIVI, – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa melantik dan mengambil sumpah/janji 120 kepala SMA, SMK, dan SLB Negeri di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Prosesi pelantikan berlangsung di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Senin (24/11/2025), sebagai bentuk penghormatan terhadap marwah lembaga pendidikan dan tanggung jawab besar yang diemban para kepala sekolah baru.
Dalam amanatnya, Gubernur Khofifah menegaskan keyakinannya bahwa para kepala sekolah yang baru dilantik mampu menjalankan tugas dengan penuh integritas dan tanggung jawab. “Saya percaya bahwa saudara akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta’ala Tuhan Yang Maha Esa bersama kita,” ujar Gubernur Khofifah.
Gubernur Khofifah mengapresiasi capaian prestasi Jawa Timur yang berhasil menjadi juara umum berbagai olimpiade dan kompetisi nasional. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan buah koordinasi yang solid antara SMA/SMK dengan sekolah jenjang SD dan SMP, meskipun pembinaan SD-SMP berada di bawah kewenangan kabupaten/kota.
Khofifah menekankan, bahwa prestasi besar ini harus menjadi motivasi untuk semakin meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam menjaga integritas dan profesionalitas. Menurutnya, capaian yang tinggi justru menuntut tanggung jawab moral yang lebih besar.
Gubernur Khofifah juga menyampaikan pesan inspiratif kepada seluruh kepala sekolah agar terus melahirkan inovasi dan mendidik siswa-siswi dengan kualitas terbaik, baik dari sisi akademik maupun akhlak.
“Insya Allah, jika kita diberikan umur panjang, pemimpin-pemimpin negeri ini pada 2045 baik TNI, Polri, legislatif, eksekutif, maupun dunia usaha dan BUMN sebagian besar adalah siswa-siswi Jawa Timur yang panjenengan didik,” ucapnya.
Ia juga meminta para kepala sekolah untuk menyampaikan salam hormat kepada para guru, mentor, dan siswa yang telah mengharumkan nama Jawa Timur.
Mengakhiri sambutannya, Khofifah mengungkapkan rasa bangga atas prestasi luar biasa dunia pendidikan Jawa Timur sepanjang tahun 2025. Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik dapat mempertahankan bahkan meningkatkan capaian tersebut. “Mempertahankannya memang tidak mudah, tetapi Insya Allah bisa,” pungkasnya.(Red)

