Warga ๐™o๐™ฌomarto Berbondong- Bondong Serbu Gerakan Pangan Murah Dinas KPP Nganjuk

๐™‰๐™‚๐˜ผ๐™‰๐™…๐™๐™†, ๐™„๐™‰๐˜ฟ๐™Š๐™๐™„๐™‘๐™„, โ€” Suasana riuh penuh semangat tampak di halaman Balai Desa Rowomarto sejak Selasa (4/11/2025) pagi. Warga dari berbagai dusun datang membawa kantong belanja, ingin menikmati kesempatan langka membeli kebutuhan pokok dengan harga jauh di bawah pasar.

Itulah potret antusiasme masyarakat dalam Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan (KPP) Kabupaten Nganjuk, bekerja sama dengan Badan Pangan Nasional, Perum BULOG, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).

Di stan-stan yang berjajar rapi, berbagai komoditas pokok disediakan: beras, minyak goreng, gula pasir, telur ayam ras, bawang merah, cabai, hingga ikan lele segar. Tak butuh waktu lama, stok barang ludes diserbu pembeli. Senyum puas pun menghiasi wajah warga setelah berhasil membawa pulang belanjaan dengan harga hemat.

Salah satu warga, Rukmini, tak bisa menyembunyikan rasa senangnya. โ€œAlhamdulillah, harga beras dan minyak di sini lebih murah dari pasar. Saya bisa hemat banyak, semoga kegiatan seperti ini sering diadakan,โ€ ujarnya sambil menunjukkan dua kantong belanja yang penuh.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Nganjuk, Jusuf Satria Wibowo, menuturkan bahwa Gerakan Pangan Murah merupakan langkah nyata pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi harga pangan.

โ€œKegiatan ini menjadi bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat. Kami ingin memastikan bahwa semua warga bisa mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau dan stabil,โ€ ungkapnya.

Menurut Jusuf, sinergi antara pemerintah daerah, BULOG, dan TPID terus diperkuat agar pasokan bahan pokok tetap aman menjelang akhir tahun. Selain itu, kegiatan ini juga memberi peluang bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk mereka secara langsung kepada masyarakat.

Gerakan Pangan Murah di Desa Rowomarto bukan hanya sekadar pasar murah, tetapi juga simbol gotong royong dan kepedulian pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat. Dengan antusiasme tinggi dari warga, kegiatan ini sukses menjadi wujud nyata semangat bersama menuju Nganjuk yang lebih tangguh, stabil, dan sejahtera.(red/dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *