JOMBANG, INDOTIVI – MTsN 4 Jombang menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh khidmat di halaman madrasah, Sabtu (29/8/2026) pukul 07.00 – 09.30 WIB.
Acara bertema “Aktualisasi Cinta Rasul untuk Mencetak Generasi Cerdas, Tangkas, Gemilang, dan Spiritual” ini diisi dengan sholawat, ceramah agama, dan diakhiri pembagian hadiah lomba Agustusan.

Kepala MTsN 4 Jombang dalam sambutanya beliau berharap anak-anak bisa meneladani Akhlak kanjeng Nabi kalau belum bisa, kita meneladani kyai-kyai dan guru- guru karena beliau beliau orang yang ngepas ngepaske prilaku kyai kyainya,guru-gurunya terus keatas sampai pada Rosululloh SAW. Yang pertama kata beliau anak anak menjadi orang yang Aliman (kaulan wa fi’lan) kalau belum bisa yang kedua Muta’alliman (belajar) ketiga Mustamian ( anak-anak menjadi pendengar yang baik,kalau masih belum bisa jadilah yang keempat Al Muhibbah (orang yang senang/cinta kepada kanjeng Nabi,para alim,kyai dan gurunya) .Tapi jangan jadi yang ke lima yaitu perusak atau Fatahlik spt anak anak kalau kyainya,gurunya dawuh ngomong sendiri,ini termasuk perusak.
Beliau menekankan bahwa cinta kepada Nabi tidak hanya diucap, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku sehari-hari di madrasah, rumah, dan masyarakat.
Ceramah KH. Ali Khidir: Mukjizat Nabi yang Ummi dan Yatim
Ceramah agama disampaikan oleh KH. Ali Khidir, Pengasuh Asrama An-Najah Pondok Pesantren Mambaul Ma’arif Denanyar Jombang.
Dalam tausiyahnya, KH. Ali Khidir mengutip bait syair:
“كفاك بالعلم في الأمي معجزة في الجاهلية والتأديب في اليتم”
Cukuplah ilmu pada diri seorang yang ummi menjadi mukjizat, di tengah kejahiliyahan dan didikan di masa yatim.

Ini adalah hujjah atau bukti bagi kita untuk mengimani Nabi Muhammad SAW. Beliau adalah seorang yang ummi, tidak bisa membaca dan menulis, dan hidup di tengah bangsa Arab Jahiliyah yang buta aksara. Beliau juga lahir sebagai anak yatim dan tumbuh tanpa bimbingan ayah,jelas KH. Ali.
Justru keterbatasan fisik manusiawi itu menjadi bukti kebenaran risalah beliau. Ilmu dan akhlak Nabi Muhammad adalah murni mukjizat dan didikan langsung dari Allah SWT. Maka tugas kita adalah meneladaninya,tegasnya
Acara semakin semarak dengan lantunan sholawat dari Tim Banjari MTsN 4 Jombang yang menggema di halaman madrasah. Para siswa tampak antusias mengikuti setiap lantunan.

Kegiatan ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba Agustusan. Suasana meriah namun tetap khidmat menjadi cerminan semangat siswa dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Dengan peringatan ini, MTsN 4 Jombang berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak dan cinta yang kuat kepada Rasulullah.

