Bimtek Rosydul Qiblat MTsN 4 Jombang: Kuasai Cara Menentukan Arah Kiblat Paling Akurat Tanpa Alat Bantu

Jombang – MTsN 4 Jombang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Rosydul Qiblat di lingkungan Pondok Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar, pada hari yang ditentukan. Kegiatan yang dimulai pukul 12.30 WIB ini berlangsung di ruang guru, dilanjutkan dengan sesi praktik langsung di halaman depan aula madrasah, dan dihadiri segenap guru serta karyawan MTsN 4 Jombang. Materi disampaikan langsung oleh narasumber H.M. Yazid, M.Pd.I.

Kepala MTsN 4 Jombang,Dr. Aziz Ja’far, S.Th.I., M.Pd.I., menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Mengetahui arah kiblat yang benar adalah fondasi penting dalam melaksanakan ibadah shalat. Bimtek Rosydul Qiblat ini sangat berharga bagi kami, karena memberikan pengetahuan praktis dan teruji keakuratannya, bahkan tanpa bergantung pada alat kompas atau teknologi. Semoga wawasan yang didapat bisa kami terapkan dan sebarkan kembali kepada siswa serta masyarakat sekitar,” ujarnya.

Penjelasan Apa Itu Rosydul Qiblat
Dalam pemaparannya, H.M. Yazid, M.Pd.I menjelaskan istilah Rosydul Qiblat terdiri dari dua kata: Rosydul berarti lurus atau tepat, dan Qiblat berarti arah Ka’bah. Secara sederhana, Rosydul Qiblat adalah peristiwa alam saat matahari berada tepat di atas Ka’bah di Mekkah.

Momen ini terjadi hanya dua kali dalam satu tahun, yaitu:

  • Sekitar tanggal 27 atau 28 Mei pukul 16.18 WIB
  • Sekitar tanggal 15 atau 16 Juli pukul 16.27 WIB

Waktu kejadian bisa berbeda sekitar 1–2 menit tergantung perbedaan lokasi dan zona waktu masing-masing daerah.

Cara Menentukan Arah Kiblat Melalui Rosydul Qiblat

Keistimewaan momen ini adalah seluruh benda yang berdiri tegak di permukaan bumi akan memiliki bayangan yang mengarah persis berlawanan dengan arah Ka’bah. Ini menjadikannya metode penentuan arah kiblat yang paling akurat. Langkah praktiknya sangat mudah:

1. Tancapkan tongkat atau benda lurus lainnya ke tanah pada waktu Rosydul Qiblat yang tepat
2. Perhatikan arah jatuhnya bayangan benda tersebut
3. Arah berlawanan dari bayangan itulah arah kiblat yang benar

Sebagai contoh, untuk wilayah Surabaya dan sekitarnya saat momen Rosydul Qiblat, bayangan benda akan jatuh ke arah Timur Laut — berarti arah kiblatnya adalah ke arah Barat Daya.

Sesi Praktik Langsung

Setelah sesi teori selesai, seluruh peserta beralih ke halaman aula untuk mempraktikkan langsung panduan yang telah dipelajari. Di bawah bimbingan narasumber, peserta bersama-sama menancapkan tongkat, mengamati arah bayangan, dan memastikan penentuan arah kiblat sesuai prosedur yang benar. Kegiatan berjalan dengan tertib, antusias, dan penuh diskusi positif antar peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh tenaga pendidik dan kependidikan MTsN 4 Jombang dapat memahami, mempraktikkan, serta menyebarkan pengetahuan berharga ini kepada lebih banyak orang demi kesempurnaan ibadah umat beragama.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *