JOMBANG, INDOTIVI,– SMKN Kudu terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah SIKAP Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan, dengan meluncurkan program unggulan bertajuk _“Eco Garden Care” Program ini resmi digagas oleh Kepala Sekolah, Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd. mulai Agustus 2025 dengan memanfaatkan lahan kosong di lingkungan sekolah menjadi area pertanian produktif.
Kepala SMKN Kudu,Erna Kusrini, S.Pd., M.MPd. menyampaikan bahwa ide Eco Garden Care lahir dari kepedulian terhadap lingkungan sekaligus pemberdayaan siswa.Sudah di mulai sejak Agustus 2025 dengan Adanya Program SIKAP yang di gaungkan Dinas Pendidikan. propinsi Jawa Timur . SMK N Kudu semakin mantab dalam menjalankan programnya.
“Mulai sejak Agustus 2025, kita manfaatkan lahan kosong sekolah dan kita beri nama Eco Garden Care. Setiap kelas wajib memiliki kebun sayur. Program ini akan didukung penuh oleh mata pelajaran Kewirausahaan, wali kelas, serta seluruh guru,” ujar Kepala Sekolah.
Beliau menambahkan, kegiatan ini bukan hanya untuk menanam, tetapi juga menumbuhkan karakter siswa.

“Tujuannya ada tiga: menjadikan lahan kosong menjadi lahan produktif, mengajak siswa menjaga lingkungan hijau, dan membekali guru serta siswa keterampilan bercocok tanam yang bernilai ekonomi. Di atas semua itu, kita bangun karakter kepedulian terhadap lingkungan,” tegasnya.
Program ini berjalan kolaboratif. Setiap kelas menanami lahannya dengan berbagai komoditas seperti sawi, kangkung, tomat, terong, dan padi. Di depan kelas-kelas juga ditanami terong, cabai, dan tomat agar lingkungan sekolah semakin hijau dan asri.

Panen pertama pada Oktober 2025. Hasil panen akan dinikmati oleh seluruh warga sekolah dan juga dibagikan kepada warga sekitar sekolah sebagai bentuk kepedulian sosial.
Seluruh guru dan siswa SMKN Kudu menyatakan dukungan penuh terhadap program SIKAP dari pemerintah. Semangat gotong royong terlihat sejak awal penanaman hingga perawatan kebun.
Dengan Eco Garden Care, SMKN Kudu berharap dapat menjadi sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik dan vokasi, tetapi juga menjadi pelopor sekolah hijau, mandiri, dan berkarakter. (Red/Chandra)

