Optimis! Tiga Desa di Nganjuk Raih Ketegori Desa Informatif Jawa Timur

π™‰π™‚π˜Όπ™‰π™…π™π™†, π™„π™‰π˜Ώπ™Šπ™π™„π™‘π™„, – Tiga desa di Kabupaten Nganjuk berhasil melangkah ke tahap presentasi dan wawancara dalam kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Jawa Timur. Ketiga desa tersebut adalah Desa Malangsari Kecamatan Tanjunganom, Desa Sekarputih Kecamatan Bagor, dan Desa Kemaduh Kecamatan Baron.

Kegiatan wawancara digelar secara virtual melalui Zoom Meeting di Ruang Kreatif Diskominfo Nganjuk, Jumat (24/10/2025). Masing-masing kepala desa memaparkan inovasi, strategi, serta komitmen dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik di wilayahnya, didampingi oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk dan para camat.

Dalam paparannya, para kepala desa bersama tim PPID Desa menunjukkan optimisme tinggi dan menegaskan komitmen untuk menciptakan tata kelola pemerintahan desa yang transparan, profesional, dan akuntabel melalui penyebarluasan informasi kepada masyarakat.

Kepala Desa Sekarputih, Andri Sulami, mengungkapkan rasa syukur dan bangganya karena desanya berhasil sampai pada tahap akhir penilaian.

β€œIni merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat desa, dukungan masyarakat, serta pendampingan dari berbagai pihak. Kami mempersiapkan diri dengan maksimal mulai dari penyusunan dokumen, pembenahan layanan informasi, hingga pelatihan bagi petugas pengelola informasi desa,” ujarnya usai mengikuti wawancara.

Sementara itu, Hawwyn Duta Satriawan, menyampaikan strategi penguatan sistem informasi desa melalui pemanfaatan website resmi, papan informasi publik, serta layanan informasi berbasis digital dan manual di kantor desa.

β€œKami juga membuka ruang partisipasi masyarakat melalui forum musyawarah, media sosial desa, dan layanan aduan masyarakat agar warga mudah mengakses informasi terkait kegiatan, keuangan, maupun program pembangunan desa,” jelasnya.

Senada dengan itu, Kepala Desa Malangsari juga menegaskan komitmennya terhadap keterbukaan informasi publik.

β€œKami berharap penilaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperbaiki tata kelola informasi publik di desa. Terlepas dari hasilnya nanti, kami tetap menjadikan keterbukaan informasi sebagai budaya kerja dan pelayanan,” tuturnya.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Nganjuk, Subani, memberikan apresiasi atas pencapaian ketiga desa tersebut. Ia berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Nganjuk dalam menerapkan prinsip transparansi dan akuntabilitas pemerintahan desa.

β€œKetiga desa ini diharapkan menjadi contoh dan motivator bagi desa lain dalam memperkuat keterbukaan informasi publik sebagai wujud pelayanan prima kepada masyarakat,” pungkasnya.(Chandra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *