SMA Negeri Jogoroto Rawat Lingkungan Sekolah, Ciptakan Masa Depan Lebih Baik

JOMBANG, INDOTIVI, – SMA Negeri Jogoroto resmi menjalankan Program SIKAP, sebuah gerakan terpadu pengelolaan dan perawatan lingkungan sekolah yang melibatkan seluruh warga sekolah, mulai dari pendidik, tenaga kependidikan, hingga peserta didik. Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak di lingkungan sekolah, mencakup penyiraman tanaman, perawatan taman, serta pemeliharaan sistem tanam hidroponik yang dikembangkan di area sekolah.Jumat, 10 Juli 2026

Berbagai aktivitas terlihat berlangsung penuh semangat: para pendidik dan tenaga kependidikan turun langsung menyiram tanaman di sepanjang koridor, merawat pohon-pohon besar yang menjadi paru-paru sekolah, serta memeriksa dan merawat tanaman sayuran di instalasi hidroponik sekolah. Program ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai tanggung jawab, kepedulian, dan kebiasaan menjaga kelestarian alam sejak dini.

Kepala Sekolah SMA Negeri Jogoroto, Mu’alim menyampaikan,Program SIKAP ini bukan sekadar kegiatan membersihkan atau menyiram tanaman semata, melainkan sebuah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menciptakan lingkungan sekolah yang asri, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah. SIKAP sendiri merupakan singkatan dari Sadar, Ingin, Kreatif, Aktif, dan Peduli terhadap lingkungan sekitar.

Semangat yang tertuang dalam slogan kami: ‘Merawat lingkungan hari ini untuk masa depan yang lebih baik’, menjadi panduan utama kami. Melalui program ini, kami ingin menanamkan nilai bahwa tanggung jawab menjaga alam adalah tugas bersama, bukan hanya tugas satu pihak saja. Lingkungan sekolah yang hijau dan terawat tidak hanya membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan, tetapi juga membentuk karakter siswa yang peka dan bertanggung jawab terhadap lingkungan di sekitarnya. Kami berharap semangat ini terus berlanjut dan menjadi budaya yang tertanam kuat di SMA Negeri Jogoroto, bahkan terbawa hingga ke lingkungan rumah dan masyarakat luas.”

Program SIKAP akan dijalankan secara berkelanjutan dengan berbagai rangkaian kegiatan selanjutnya, mulai dari penanaman pohon baru, pengelolaan sampah terpadu, hingga pemanfaatan hasil panen dari tanaman hidroponik sekolah sebagai sarana pembelajaran praktik bagi siswa.(Chandra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *