SMAN Bareng Gandeng BPBD Jatim, Canangkan Program SPAB dan Libatkan 95 Warga Sekolah

JOMBANG, INDOTIVI – SMAN Bareng, Kabupaten Jombang resmi mencanangkan program SPAB – Satuan Pendidikan Aman Bencana bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah – BPBD Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan yang mengusung tema “Kenali Ancamannya, Kurangi Risikonya, Siap untuk Selamat” ini berlangsung selama 2 hari, 9-10 September 2026 dan diikuti 95 peserta dari unsur siswa, guru, satpam, dan komite sekolah.

Acara dihadiri oleh Kacabdin Pendidikan Wilayah Jombang, Kasubag TU Cabdin Jombang, Kepala SMAN Bareng, Sumardi, SH, MH – Anggota DPR Komisi A Provinsi Jawa Timur, serta tim fasilitator BPBD Jatim yang dipimpin oleh Rizki Daniarto.

Penjelasan BPBD Jatim: Pentingnya SPAB di Sekolah
Dalam pemaparan materinya, tim BPBD Jatim menjelaskan bahwa SPAB adalah upaya sistematis untuk menjadikan sekolah aman dari bencana melalui 3 pilar utama: fasilitas aman, manajemen kebencanaan sekolah, dan pendidikan pengurangan risiko bencana.

“Tujuan SPAB agar seluruh warga sekolah tahu apa yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah bencana. Kita mulai dengan identifikasi ancaman, membuat jalur evakuasi, titik kumpul, dan melatih siswa untuk siap siaga. Slogan kita: Kenali Ancamannya, Kurangi Risikonya, Siap untuk Selamat,” jelas Rizki Daniarto selaku fasilitator BPBD Jatim.

Kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok, penyusunan “Kalender Musim Ancaman”, dan penyerahan simbolis papan “TITIK KUMPUL” serta “JALUR EVAKUASI” kepada pihak sekolah.

Dukungan dari Anggota DPR Jatim Komisi A
Sumardi, SH, MH, Anggota DPR Komisi A Provinsi Jawa Timur dalam sambutannya menegaskan pentingnya dukungan regulasi dan anggaran untuk program kebencanaan di sekolah.

“Sekolah adalah tempat paling rentan jika terjadi bencana karena di dalamnya ada anak-anak kita. Program SPAB ini sangat strategis dan harus didukung semua pihak. Saya di Komisi A akan terus mendorong agar setiap sekolah di Jatim memiliki sistem kesiapsiagaan bencana yang baik,” ujarnya.

Kacabdin Jombang: Jadikan SPAB Budaya Sekolah
Kacabdin Pendidikan Wilayah Jombang, Dr. Eko Redjo Sunariyanto, S.Pd., M.Pd. menekankan bahwa SPAB harus menjadi bagian dari budaya sekolah.

“Satuan Pendidikan Aman Bencana bukan hanya program, tetapi budaya. Kami di Cabdin Jombang mendukung penuh SMAN Bareng menjadi sekolah percontohan SPAB. Dengan kesiapsiagaan ini, proses belajar mengajar akan lebih aman dan tenang,” jelasnya.

Penjelasan Kasubag TU dan Komitmen Kepala Sekolah
Di tempat terpisah, Kasubag TU Cabdin Jombang, Ulil Mu’amar, S.Sos. memberikan arahan teknis terkait pelaporan dan dokumentasi kegiatan SPAB agar bisa direplikasi di sekolah lain di wilayah Jombang.

Sementara itu, Kepala SMAN Bareng, Anik Noerachini, M.Pd. menyampaikan terima kasih dan menyambut baik program ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada BPBD Jatim, Kacabdin, Kasubag TU, dan Anggota DPR Jatim yang telah hadir. Melibatkan 95 peserta dari siswa hingga komite membuat kami semakin siap. SMAN Bareng berkomitmen menjalankan SPAB dengan sungguh-sungguh demi keselamatan seluruh warga sekolah,” tegasnya.

Dengan adanya program ini, SMAN Bareng diharapkan menjadi salah satu Satuan Pendidikan Aman Bencana di Kabupaten Jombang yang tangguh, siap siaga, dan mampu menjadi contoh bagi sekolah lain.

Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *