NGANJUK, INDOTIVI, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk bersama Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melalui Sentra Terpadu Kartini Temanggung kembali menyalurkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) bagi penyandang disabilitas. Kegiatan yang menjadi wujud nyata perlindungan sosial ini diselenggarakan di Pendopo KRT Sosrokusumo Kabupaten Nganjuk, Rabu (12/8/2026).
Penyaluran bantuan ini merupakan wujud sinergi pemerintah dalam memastikan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat yang membutuhkan. Lebih dari sekadar bantuan konsumtif, program ini dirancang khusus untuk mendukung aksesibilitas dan aktivitas penerima manfaat agar dapat menjalani kehidupan yang lebih mandiri dan berdaya.

Kepala Sentra Terpadu Kartini Temanggung, Dr. Novianto Sulli, menjelaskan bahwa instansinya adalah Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemensos yang membawahi 22 wilayah kerja, termasuk Kabupaten Nganjuk. Sejak 1 Januari hingga 12 Agustus 2026, pihaknya mencatat telah menyalurkan bantuan kepada 525 penerima manfaat di Nganjuk dengan total nilai mencapai hampir Rp1,3 miliar.
“Dan hari ini izin Pak Bupati, kami menyampaikan bantuan kepada 104 penerima manfaat dari kelompok penyandang disabilitas,” jelas Dr. Novianto dalam laporannya.
Dari total 104 penerima, sebanyak 88 orang yang mayoritas merupakan anak-anak dari Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Kabupaten Nganjuk mendapatkan bantuan pemenuhan kebutuhan hidup layak. Bantuan tersebut meliputi perlengkapan sekolah, tambahan nutrisi, kipas angin, hingga perlengkapan kebersihan diri yang menunjang aktivitas keseharian mereka.
Pemerintah juga menyerahkan bantuan dukungan aksesibilitas berupa enam kursi roda, dua tongkat tripod, serta reglet dan stylus. Secara khusus, diserahkan pula delapan tongkat penuntun adaptif yang merupakan inovasi mandiri dari Sentra Terpadu Kartini. Tongkat ini telah dilengkapi dengan teknologi sensor cerdas yang mampu mendeteksi suhu panas, genangan air, hingga rintangan benda di depan pengguna, sehingga sangat menunjang keamanan mobilitas penyandang disabilitas netra.
Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan simbolis secara langsung, salah satunya berupa alat bantu dengar kepada Ananda Budi Setiawan. Dr. Novianto juga memastikan bahwa komitmen ini akan berlanjut dengan agenda pengukuran kaki palsu bagi 10 warga disabilitas Nganjuk pada Jumat (14/8/2026) mendatang, yang akan dibuat secara custom menyesuaikan kebutuhan fisik masing-masing penerima.
Selain fokus pada penyaluran bantuan, Kepala Sentra Terpadu Kartini menekankan pentingnya pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) sesuai arahan Menteri Sosial, agar penyaluran program ke depan semakin tepat sasaran. Pihaknya juga menegaskan komitmen untuk terus bersinergi mendukung program strategis nasional Sekolah Rakyat di Kabupaten Nganjuk.
Merespons sinergi luar biasa ini, Bupati Nganjuk, Kang Marhaen, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Kemensos dan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.
“Terima kasih sekali kepada Sentra Kartini Temanggung yang luar biasa terus membantu saudara-saudara kita yang disabilitas. Bantuan sejak awal tahun hingga saat ini memiliki manfaat yang sangat besar,” ujar Bupati Marhaen.
Di hadapan para hadirin, Kang Marhaen menitipkan pesan filosofis bahwa dukungan terhadap penyandang disabilitas tidak boleh berhenti pada pemberian alat bantu, tetapi harus dilanjutkan dengan pembinaan potensi. Ia memotivasi para orang tua dan guru SLB untuk terus mendampingi anak-anak dengan penuh kesabaran.
“Tuhan itu pasti kasih orang ada kelemahan, tapi pasti punya kelebihan. Maka kelebihan-kelebihan inilah yang harus kita gali agar anak-anak kita dapat beraktualisasi, mandiri, dan bermanfaat bagi dirinya maupun keluarga,” pesannya.
Kegiatan penyaluran bantuan Atensi ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Nganjuk, jajaran OPD Pemkab Nganjuk, perwakilan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Sosial P3A Kabupaten Nganjuk, Kepala SLB se-Kabupaten Nganjuk, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), pendamping PKH, serta para orang tua dan penerima manfaat. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, Nganjuk terus bergerak maju mewujudkan lingkungan yang sejahtera, inklusif, dan memberikan kesetaraan ruang bagi seluruh warganya.(eni)
REDAKSI

