MAJOCRAFT 2026: Madrasah Jombang Tunjukkan Kreativitas, Seni, dan Teknologi di Kanwil Kemenag Jatim

JOMBANG, INDOTIVI, – Kreativitas, inovasi, seni, budaya, hingga teknologi masa depan akan dipamerkan dalam MAJOCRAFT 2026 atau Madrasah Jombang Creative, Art and Future Technology.

Kegiatan ini akan digelar pada Selasa, 1 September 2026 di Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Surabaya.

MAJOCRAFT hadir sebagai wadah kolaborasi dan pameran karya untuk menampilkan wajah baru pendidikan madrasah. Berakar pada nilai budaya, kreatif dalam berkarya, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, ajang ini menjadi ruang bagi siswa madrasah di Kabupaten Jombang untuk menunjukkan potensi terbaiknya.

Dengan memadukan unsur Creative, Art & Culture, serta Future Technology, MAJOCRAFT menampilkan beragam produk unggulan dan karya inovatif hasil tangan siswa. Ini menjadi bukti bahwa madrasah tidak hanya menjadi pusat ilmu pengetahuan dan nilai keagamaan, tetapi juga ruang tumbuh bagi generasi yang kreatif, produktif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan zaman.

  1. Kreativitas Lokal Lewat Produk Kuliner
    Pada kategori Creative, pengunjung akan disuguhkan produk kuliner hasil karya siswa dan guru pembina madrasah.

MIN 4 Jombang menampilkan Wedang Secang, minuman rempah khas yang mengangkat potensi lokal menjadi produk bernilai jual tinggi.

Sementara MAN 2 Jombang menghadirkan Violicious Cheese, inovasi kue kastengel dengan bahan dasar ubi ungu. Pemanfaatan pangan lokal ini menunjukkan kemampuan siswa madrasah mengolah bahan sederhana menjadi produk bernilai tambah.

Melalui karya ini, siswa tidak hanya belajar berproduksi, tetapi juga mengasah kreativitas, keterampilan, dan jiwa kewirausahaan untuk bekal di dunia usaha.

  1. Seni dan Budaya Bernilai Estetika
    Kategori Art & Culture menampilkan karya kreatif yang sarat nilai seni.

Salah satunya Kopiyah SEMANTIK dari MAN 3 Jombang. Kopiyah handmade ini dibuat dari limbah sak semen yang disulap melalui seni batik. Hasilnya unik, elegan, dan berkarakter.

Karya ini mendapat dukungan penuh dari Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno, M.Pd., M.E. dan telah resmi memiliki Hak Kekayaan Intelektual (HAKI).

Selain itu, ada juga koleksi busana Batik Eco Print yang ramah lingkungan dan Batik Cap Exclusive dengan presisi tinggi serta motif lokal. Karya-karya ini menunjukkan bagaimana generasi muda madrasah menjaga warisan budaya dengan cara kreatif dan inovatif.

  1. Surfnautica: Teknologi untuk Kelestarian Lingkungan
    Di kategori Future Technology, MAJOCRAFT menampilkan Surfnautica. Ini adalah sistem robotik rancangan siswa untuk membantu membersihkan dan memantau kondisi lingkungan perairan.

Sistem ini terdiri dari robot kapal dan robot crane. Robot kapal dilengkapi konveyor untuk mengumpulkan sampah di permukaan air, serta alat pengambil sampel untuk mengukur kualitas air termasuk tingkat pH.

Kehadiran Surfnautica menjadi bukti nyata bagaimana siswa madrasah mampu memadukan ilmu pengetahuan, teknologi, kreativitas, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Madrasah Kreatif, Berbudaya, dan Siap Masa Depan
Melalui MAJOCRAFT, madrasah di Kabupaten Jombang membuktikan bahwa pendidikan madrasah terus berkembang dan relevan dengan tantangan zaman.

Berbagai karya yang ditampilkan merupakan hasil proses pembelajaran sekaligus cerminan semangat kolaborasi antara siswa, guru, dan seluruh pihak yang mendukung lahirnya generasi madrasah unggul.

MAJOCRAFT adalah bukti bahwa kreativitas bisa tumbuh dari kearifan lokal, seni bisa menjadi identitas, dan teknologi bisa menjadi jembatan menuju masa depan.

Dengan semangat “Madrasah Jombang Creative, Art and Future Technology” MAJOCRAFT diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh insan madrasah untuk terus berkarya, berinovasi, menjaga budaya, dan menyiapkan generasi masa depan.

Redaksi: Chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *