Inovasi Bidang Creativepreneurship MAN 1 Jombang Raih Juara 2 Tingkat Nasional

JOMBANG, INDOTIVI, -Lomba best practice guru keterampilan adalah kompetisi penulisan karya tulis yang berisikan pengalaman terbaik guru dalam mengembangkan keterampilan siswa, bertujuan untuk memotivasi guru berinovasi, serta mendiseminasikan praktik pengajaran terbaik. Peserta menulis pengalaman mengajar mereka dalam format tertentu, seperti mengikuti kerangka penulisannya yang mencakup situasi, tantangan, aksi, dan refleksi. Penilaian akan berfokus pada kejelasan, manfaat, dan kreativitas karya tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, MAN 1 Jombang kembali mengukir prestasi membanggakan di panggung nasional. Acara itu digelar dalam Rapat Kerja Nasional MA Plus Keterampilan yang berlangsung pada 11–13 November 2025, guru keterampilan MAN 1 Jombang, Haryanto Arbi, S.Si, berhasil meraih Juara 2 Best Practice Guru Keterampilan tingkat Nasional

Haryanto Arbi membuat Karya inovatif bertajuk “Implementasi Aplikasi Creativepreneur, Integrasi LMS, Portfolio, dan Marketplace untuk Pembelajaran Multimedia”, Karya ini memadukan dunia pembelajaran digital dengan semangat kewirausahaan, menghadirkan jembatan antara kreativitas siswa dan peluang nyata dalam industri multimedia modern.

Karya inovasi yang mengusung tema “Penguatan MA Plus Keterampilan sebagai Program Unggulan dalam Menyiapkan Peserta Didik Berkarakter Entrepreneurship”, Dalam acara tersebut dihadiri juga Kepala MAN 1 Jombang, Dr. Hj. Saadatul Athiyah, M.Pd. serta menerima langsung piala Juara 2 Best Practice Guru Keterampilan dari Kasubdit Pendidikan Vokasi dan Inklusi, Dr. Anis Masykur, M.Ag., sebagai simbol penghargaan atas prestasi yang membanggakan.

Saadatul Athiyah mengatakan bahwa Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi madrasah, tetapi juga bukti nyata bahwa MAN 1 Jombang terus menyalakan api inovasi di bidang pendidikan keterampilan. Melalui karya dan dedikasi, para guru di MAN 1 Jombang membuktikan bahwa semangat enterpreneurship dapat tumbuh dari ruang-ruang kelas yang kreatif dan visioner.

“Gagasan, ide dan inovasi yang berhasil meraih prestasi dapat menjadi inspirasi untuk langkah kedepan madrasah lain, marilah kita terus berinovasi, berkarya, dan berdaya di era digital” tandasnya. (Red/luk/erick)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *