SUKOHARJO, INDOTIVI, – Plt. Bupati Sukoharjo yang Juga Ketua Satgas MBG Sukoharjo Eko Sapto Purnomo bersama Tim Satgas melakukan Monitoring dan Evaluasi (Monev) tata kelola program MBG di dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yakni SPPG di Desa Kedungwinong, Kecamatan Nguter, dan SPPG di Kelurahan Begajah, Kecamatan Sukoharjo.

Kegiatan Monev tersebut, tim Satgas MBG mengecek fasilitas penunjang dapur SPPG sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN), baik dari aspek higienitas, keamanan, maupun ekonomi lokal.

Eko Sapto Purnomo mengatakan Monev dapur SPPG juga melibatkan tujuh organisasi perangkat daerah (OPD) merupakan gelombang II menyasar di 24 dapur SPPG.

“Dalam pelaksanaan Monev, Ada tujuh OPD yang dilibatkan yaitu DLH, DKK, Dispertan, Dinas Pangan, serta Dinas Koperasi, UKM, dan Perdagangan,” terang Eko Sapto

Dalam kegiatan yang dilakukan OPD diantaranya dari aspek perizinan, lokasi dan bangunan, bahan pangan, rantai pasok dan pelibatan UMKM, hingga pengelolaan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) dan sampah.

Plt Bupati Eko Sapto Purnomo, juga mengatakan jika hasil monev berupa catatan dan rekomendasi untuk memperbaiki tata kelola dapur SPPG.

“Adanya Monev ini, maka pengelola dapur SPPG diharapkan segera memperbaiki berbagai fasilitas penunjang program MBG,” ucapnya

Menurut Eko Sapto disukoharjo terdapat 110 dapur SPPG yang telah beroperasi dan mendatang monev juga dilakukan di masing-masing dapur SPPG secara bertahap.

“Kegiatan Monev merupakan bagian dari pembenahan tata kelola dapur SPPG yang menjadi fokus utama BGN,” kata Eko Sapto

Pelaksanaan Monev dapur SPPG gelombang II ditargetkan rampung pertengahan November 2026 dan kemudian akan berlanjut ke dapur-dapur SPPG lainnya. (Dipa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *