Penuhi Kebutuhan Belajar Anak, Madrasatul Quran (MQ) Tebuireng Studi Tiru Program SRA ke MAN 9 Jombang

JOMBANG , INDOTIVI, – Madrasatul Quran Tebuireng atau MQ Tebuireng melakukan kunjungan studi tiru ke MAN 9 Jombang tepatmya pada hari Kamis (3/09/2026). Kedatangan rombongan MQ bertujuan untuk belajar langsung terkait penerapan Program Madrasah Ramah Anak / SRA yang telah berjalan di MAN 9 Jombang.

Rombongan MQ diterima langsung oleh pimpinan dan tim SRA MAN 9 Jombang. Dalam kunjungan tersebut, MQ mempelajari berbagai aspek penting dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang aman, nyaman, dan berpihak pada kepentingan terbaik anak.

“Studi tiru ini kami lakukan untuk melihat secara nyata bagaimana MAN 9 Jombang menerapkan nilai-nilai Madrasah Ramah Anak dalam kegiatan sehari-hari. Kami banyak belajar, terutama pada pemenuhan kebutuhan belajar anak,” ujar Budi selaku Kepala MQ Tebuireng.

Beberapa hal utama yang menjadi fokus pembelajaran MQ tersebut yaitu:

  1. Pemenuhan Kebutuhan Belajar Anak Tim MQ mengamati bagaimana MAN 9 Jombang merancang pembelajaran yang menyenangkan, tidak diskriminatif, serta mengakomodasi minat dan bakat peserta didik. Mulai dari penyediaan sarana prasarana, metode mengajar guru, hingga layanan bimbingan konseling.
  2. Penerapan Kedisiplinan Positif MQ belajar tentang cara MAN 9 Jombang membangun budaya disiplin tanpa kekerasan. Kedisiplinan ditegakkan melalui kesepakatan bersama, keteladanan, dan komunikasi yang dialogis antara guru dan siswa.
  3. Konsekuensi Pelanggaran yang Berkeadilan Hal yang menjadi perhatian MQ adalah sistem konsekuensi di MAN 9 Jombang. Sanksi yang diberikan tidak bersifat menghukum, melainkan bersifat mendidik dan memulihkan. Setiap pelanggaran ditangani dengan pendekatan yang sejalan dengan prinsip-prinsip Madrasah Ramah Anak.
  4. Kelengkapan adminiatratif untuk mendukung pelaksanaan SRA melalui pengisian borang SRA di DARA KEMBANG 2026. Salah satu motivasi Madrasatul Quran melakukan studi tiru di MAN 9 Jombang ini adalah karena MAN 9 Jombang merupakan salah peraih program SRA Terbaik di lingkungan Kemenag Jombang.

Kepala MAN 9 Jombang,H. Syamsul Ma’arif, M.Pd. menyambut baik kedatangan MQ Tebuireng. Ia berharap pertukaran ilmu ini dapat memperkuat komitmen kedua lembaga dalam menciptakan madrasah yang benar-benar ramah anak.

“Alhamdulillah kami bisa berbagi praktik baik pada 3 September ini. Mudah-mudahan apa yang kami lakukan di MAN 9 bisa menjadi inspirasi dan bisa diadaptasi di MQ Tebuireng sesuai dengan karakteristik santri di sana,” ungkapnya.

Melalui studi tiru ini, MQ Tebuireng berharap dapat segera mengadaptasi dan menguatkan program SRA di lembaganya. Tujuannya agar seluruh santri dapat belajar dan berkembang dalam lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal

Redaksi : chandra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *