JOMBANG, INDOTIVI, – Suasana haru dan bangga menyelimuti pelepasan siswa kelas XII SMA Negeri Kabuh yang digelar di aula sekolah, Rabu (10/6/26).
Tanpa kemewahan berlebih, prosesi kelulusan 254 siswa ini berlangsung sederhana. Tapi justru kesederhanaannya yang meninggalkan kesan mendalam bagi siswa, guru, dan orang tua yang hadir.
Wajah bahagia bercampur haru mewarnai sepanjang acara. Bagi para siswa, momen ini jadi titik balik: penutup tiga tahun perjuangan di bangku sekolah sekaligus pembuka babak baru kehidupan.
Kepala Sekolah SMA Negeri Kabuh, Ba,i S.Pd., M.M.Pd., menegaskan kelulusan bukan garis finish.
“Hari ini bukan perpisahan, melainkan pencapaian. Ini awal dari perjalanan kalian yang sesungguhnya,” pesannya.

Dari 254 lulusan, 24 siswa berhasil lolos ke perguruan tinggi negeri lewat jalur SNBP. Capaian ini, membanggakan, karena prestasi siswa tak hanya di bidang akademik, tapi juga Paskibra, USN, hingga olahraga.
“Jangan tinggalkan ibadah, hormati orang tua, dan jaga nama baik almamater di mana pun kalian berada,”
Komite sekolah, yang diwakili Karman, menekankan pentingnya kedisiplinan dan kesungguhan.
“Sekolah itu bukan hanya mencari ilmu, tapi membentuk karakter. Orang tua sudah berjuang, giliran kalian yang serius menatap masa depan,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan, komite memberikan apresiasi kepada siswa berprestasi, termasuk peraih nilai terbaik. Tepuk tangan dan rasa bangga orang tua menggema saat nama-nama itu disebut.
Karman pun memohon maaf atas segala perilaku siswa yang mungkin pernah mengecewakan guru selama di sekolah.
Pelepasan tahun ini membuktikan: sederhana bukan berarti biasa. Ini penutup manis masa sekolah, sekaligus awal langkah 254 siswa untuk menatap masa depan dengan harapan dan tanggung jawab lebih besar.(Chandra)

