NGANJUK, INDOTIVI, – Dalam acara safari Ramadhan, Senin, 9 maret 2026 pasca buka puasa di pelataran Masjid Sabilul Muttaqin Desa Ngrawan, Kecamatan Berbek, Bupati Nganjuk DR. Drs. Marhein Djumadi AMd.; SE.; SH.; MM; MBA berbincang dengan tokoh masyarakat, Forkompinda Kabupaten Nganjuk, Forkompincam Kecamatan Berbek, para Kepala Desa wilayah Kecamatan Berbek, serta DPC PJI Kabupaten Nganjuk. Acara yang bertepatan dengan hari ke XIX ibadah puasa Ramadhan 1447 H menjadi ajang silaturahmi sekaligus pemantapan komitmen pembangunan daerah.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Marhein menekankan pentingnya perbaikan infrastruktur, terutama jalan raya yang rusak dan berlobang. Ia mengimbau Camat dan Kepala Desa untuk secara proaktif melaporkan kondisi jalan agar segera diperbaiki, guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat serta para mudikawan pada saat lebaran mendatang.
“Kita harus peduli terhadap kemajuan pembangunan. Jangan biarkan jalan rusak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya, yang selaras dengan moto kepemimpinannya “GAS POL NGANJUK MELESAT”.
Marhein, yang lahir di Nganjuk pada 15 Desember 1968 dari keluarga tidak mampu dan tumbuh di lingkungan petani, menyampaikan bahwa latar belakangnya menjadikannya memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap kemanusiaan dan lingkungan sosial. Sebagai politikus dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, ia menjabat Bupati untuk periode kedua (2025-2030) setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025, sebelumnya pernah menjabat sebagai Wakil Bupati dan menjabat pertama sejak April-September 2023.
Selain infrastruktur, Bupati juga mengumumkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat dengan anggaran hingga Rp 300 Milyar. Sekolah ini akan menampung anak-anak dari keluarga miskin secara gratis, termasuk fasilitas asrama dan makan sehari-hari. Ia menginstruksikan para Kepala Desa untuk mempersiapkan data masyarakat yang berhak mendapatkan fasilitas tersebut, serta meningkatkan akurasi administrasi Program Keluarga Harapan (PKH).
“Harapannya anak muda Nganjuk akan semakin cerdas dan berintegritas sebagai sumber daya manusia masa depan,” ucapnya.
Tak hanya itu, Pemda Nganjuk setiap tahun mengalokasikan anggaran Rp 114 Juta untuk biaya kesehatan masyarakat. Tujuan utamanya adalah meningkatkan derajat kesehatan dan menurunkan angka kematian di usia muda.
Acara safari Ramadhan ini menjadi bukti kedekatan Bupati dengan masyarakat, terwujud dalam suasana yang akrab dan penuh rasa kerakyatan. Akhir sambutan, ia mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa ke XX/XXI Ramadhan 1447 H.(Nanik)

