JOMBANG, INDOTIVI,– Kepala Madrasah Aliyah Negeri 9 Jombang, Syamsul Ma’arif, terpilih menjadi peserta Training of Trainers (ToT) Workshop STEM Education Leadership For Change yang digelar Southeast Asian Ministers of Education Organization Regional Centre for STEM Education (SEAMEO STEM-ED).
Pelatihan berlangsung empat hari, 27–30 April 2026, di Fakultas Pendidikan Universitas Chulalongkorn, Bangkok. Kegiatan ini diikuti peserta dari lima negara: Indonesia, Kazakhstan, Thailand, Malaysia, dan Filipina. Fokus workshop pada pendekatan pedagogis mutakhir seperti Three-Dimensional Learning, Claim-Evidence-Reasoning (CER), Modeling, serta integrasi pembelajaran digital.

ToT ini bertujuan memperkuat kapasitas kepala madrasah sebagai pemimpin transformasi pembelajaran STEM. Materi yang dibahas mencakup strategi integrasi STEM dalam kurikulum, pengembangan ekosistem inovasi sekolah, hingga model kepemimpinan perubahan di era digital.
Syamsul Ma’arif menyebut pelatihan ini membuka ruang pengembangan kepemimpinan pendidikan yang lebih progresif. Menurutnya, peningkatan kualitas guru dan kepala madrasah adalah kunci menghadirkan pembelajaran STEM yang mendorong observasi, penalaran ilmiah, serta keterampilan pemecahan masalah siswa.

“Peran kepala madrasah tidak hanya sebagai pengelola, tetapi juga motor penggerak pengembangan profesional guru, khususnya dalam implementasi pembelajaran STEM yang berkualitas,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas amanah ini. “Kesempatan berharga untuk belajar langsung dari pakar STEM internasional. Ilmu dan jaringan yang diperoleh akan kami implementasikan untuk memperkuat budaya STEM di MAN 9 Jombang, agar siswa mampu berpikir kritis, kreatif, dan solutif menghadapi tantangan global,” ujarnya.
Keikutsertaan Kepala MAN 9 Jombang sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama “Kemenag Berdampak” serta visi madrasah: Madrasah Mandiri Maju, Bermutu, dan Mendunia. Sebagai peserta ToT, Syamsul Ma’arif nantinya akan menjadi pelatih bagi guru-guru di MAN 9 Jombang dan madrasah lain untuk mengakselerasi transformasi pembelajaran STEM.
Keluarga besar MAN 9 Jombang menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh. Diharapkan hasil kegiatan ini dapat meningkatkan mutu pendidikan sains dan teknologi di madrasah serta melahirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan abad 21.(chandra)

