ππππΌππΌππ, πππΏπππππ, – Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka bersama Gubernur Jawa Tengah, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., meninjau Kolam Retensi Terboyo di Kota Semarang.
Dalam unjungan kerja Wapres di kota Semarang, juga dihadiri oleh Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Dedy Gunawan; Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jateng-DIY Kementerian PU, Iqbal Tamher; serta Guru Besar Fakultas Teknik Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Semarang, Slamet Imam Wahyudi, Kepala Satuan Kerja Pembangunan Jalan Tol Semarang-Demak Kementerian PU, Wandi Saputra; Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng; serta jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kota Semarang.
Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, memberikan apresiasi atas kerja sama dan kolaborasi dari semua pihak dalam menangani banjir di Kota Semarang.
βSaya ucapkan terima kasih dan Apresiasi atas kerja keras Gubernur Jateng dan Wali Kota dalam menangani banjir di Semarang. Ini wujud sinergi antara pemerintah pusat dan daerah,β ucapnya.
Wapres juga berharap, ada langkah-langkah strategis lain dalam menangani persoalan tersebut, termasuk penyelesaikan proyek giant sea wall atau tanggul laut raksasa, untuk memperkuat perlindungan kawasan pesisir dari rob dan banjir.
βSaya titip kepada Gubernur dan Wali Kota, banjir ini jadi sorotan. Kita ingin sinergi terus berjalan. Mohon dikawal juga program lain, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, Sekolah Garuda, dan bansos (bantuan sosial) yang akhir tahun nanti akan cair. Pastikan terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, dan digunakan dengan benar,β tandas Gibran
Perlu diketahui, luas Kolam Retensi Terboyo mencapai 189 hektare, dengan elevasi dasar kolam sebesar -4,15 meter. Adapun panjang tanggul kolam mencapai 6,55 km. Serta memiliki 6 unit pompa axial vertical dengan kapasitas 5.000 liter/detik. Saat ini, sedang dibangun temporary channel atau saluran air sementara berkapasitas 34.000 liter/detik, dengan rencana penambahan 2 unit mobile pump berkapasitas 1.000 liter/detik.
Ditempat yang sama, Gubernur Jateng, Komjen Pol (P) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St.M.K., menyampaikan, banjir yang melanda daerah Kaligawe, Kota Semarang sudah mulai berangsur-angsur surut. Hal itu tak lepas dari kerja-kerja kolaboratif dan komperehensif dari banyak pihak.
Ahmad Luthfi juga mengatakan bahwa upaya penanganan banjir di Kaligawe sudah dilakukan oleh semua pihak, mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kota, hingga elemen masyarakat. Sebab, penanganan banjir tentunya membutuhkan kolaborasi dan sinergi dari semua pihak. (Dipa)

