JAKARTA, INDOTIVI, – Kapolri Jenderal Pol Suyudi Ario Seto melakukan mutasi 88 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) Polri pada Jumat 2 Oktober 2025. Kebijakan mutasi Polri, rotasi, dan promosi jabatan tersebut, juga menggeser 13 Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi yang mendapat penugasan baru di luar Polri
Mutasi para Pati dan Pamen Polri tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 Tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan Dalam Jabatan di Lingkungan Polri tertanggal Kamis 2 Oktober 2026.
Kebijakan mutasi dan rotasi tersebut, total ada 88 perwira yang dimutasi. Rinciannya, 6 Komjen Pol, 51 Irjen Pol, 19 Brigjen Pol, dan 12 Kombes Pol
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas sekaligus memberikan ruang pengembangan karier bagi personel.
13 Irjen Dimutasi Kapolri, dengan penugasan di Luar Polri:
- Komjen Pol Wahyu Widada
Jabatan lama: Irwasum Polri
Jabatan baru: Pati Itwasum Polri, penugasan pada Kementerian ATR/BPN - Komjen Pol Yuda Gustawan
Jabatan lama: Kabaintelkam Polri
Jabatan baru: Pati Baintelkam Polri penugasan pada KSP - Komjen Pol Syahardianto
Jabatan lama: Kabareskrim Polri
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri, penugasan pada KSP - Komjen Pol R. Z. Panca Putra S
Jabatan lama: Kalemdiklat Polri
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan pada Kemenkum - Irjen Pol Kristiyono
Jabatan lama: Sahlisosek Kapolri
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan pada BPOM - Irjen Pol Pipit Rismanto
Jabatan lama: Kapolda Jabar
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan pada Kemenkum - Irjen Pol Slamet Uliandi
Jabatan lama: Kadiv TIK Polri
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan luar struktur - Irjen Pol Daniel Adityajaya
Jabatan lama: Kapolda Bali
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan luar struktur - Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy
Jabatan lama: Kapolda Sumbar
Jabatan baru: Pati Baintelkam Polri penugasan pada BRAN - Irjen Pol Krisno Halomoan Siregar
Jabatan lama: Kapolda Jambi
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan luar struktur - Irjen Pol Sandi Nugroho
Jabatan lama: Kapolda Sumsel
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan luar struktur - Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta
Jabatan lama: Kapolda Sulbar
Jabatan baru: Pati Bareskrim Polri penugasan pada Kementerian KLH/BPLH - Irjen Pol Anggoro Sukartono
Jabatan lama: Kapolda DIY. Jabatan baru: Pati Baharkam Polri penugasan pada Wantimpres
Lanjut, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan mutasi, rotasi, sertijab, pelantikan, dan kenaikan pangkat merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus pembinaan karier personel Polri.
“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri tersebut, sebanyak 88 Pati dan Pamen Polri mengalami mutasi. Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapatkan promosi atau menduduki jabatan baru.
Di tingkat Mabes Polri, sejumlah jabatan pejabat utama (PJU) turut mengalami pergantian. Jabatan tersebut antara lain Kabaintelkam Polri, Kabareskrim Polri, Kabaharkam Polri, Kalemdiklat Polri, Astamarena Kapolri, Aslog Kapolri, As SDM Kapolri, Kadivpropam Polri, Kadiv TIK Polri, Kadensus 88 AT Polri, Kadivkum Polri, Kakortastipidkor Polri, serta Koorspripim Polri.
Mutasi juga mencakup 19 jabatan Kapolda, yakni Kapolda Metro Jaya, Maluku, Kepri, Riau, NTT, Jabar, Banten, Jateng, Jatim, Bali, Sumbar, Sulsel, Jambi, Gorontalo, Sumut, Sumsel, Sulteng, Sulbar, dan DIY.
Johnny mengatakan seluruh personel yang mendapat amanah baru maupun kenaikan pangkat diharapkan segera menyesuaikan diri dan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab.
“Kapolri berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera beradaptasi, melanjutkan program yang telah berjalan, menjaga soliditas organisasi, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” ujar Johnny.
Menurut Johnny, pergantian jabatan dan kenaikan pangkat tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga kesinambungan pelaksanaan tugas kepolisian, baik di tingkat Mabes Polri maupun kewilayahan.
“Setiap personel yang mendapat amanah jabatan baru tentu diharapkan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya, melanjutkan tugas yang sudah berjalan dan memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat,” pungkasnya (Dipa/Gst)

