JOMBANG, INDOTIVI, – MAN 3 Jombang kembali mencatatkan prestasi membanggakan dalam penerimaan mahasiswa baru perguruan tinggi tahun 2026. Sebanyak 250 siswa berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi melalui beragam jalur seleksi. Rinciannya, 72 siswa diterima melalui jalur SNBP, 98 siswa melalui SNBT, 56 siswa melalui jalur SPAN-PTKIN, 8 siswa melalui PMDP Poltekkes, 9 siswa melalui SIMAMA Poltekkes, serta 7 siswa melalui jalur Golden Ticket.
Sejumlah perguruan tinggi yang berhasil ditaklukkan Madrasah kaya juara ini antara lain Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Malang (UM), UIN Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki), Universitas Jember (UNEJ), Universitas Trunojoyo Madura, Universitas Sebelas Maret, UPN Veteran Jawa Timur, Politeknik Elektronika Negeri, Politeknik Negeri Bali, Politeknik Negeri Samarinda, Politeknik Perkapalan Negeri, UIN Sunan Ampel Surabaya, UIN Sunan Kalijaga, Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Semarang (UNNES), Universitas Negeri Surabaya (UNESA), dan Universitas Palangkaraya.
PLH Kepala madrasah, KH. Syifa’ Malik MPdI, Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 3 Jombang dalam membina prestasi akademik peserta didik sekaligus mempersiapkan mereka untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. “Diharapkan prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berjuang meraih cita-cita dan mengharumkan nama madrasah serta pondok pesantren,” Ungkap Gus Syifa’. dalam kesempatan ini,Gus Syifa’ menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh pengasuh dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum atas doa, dukungan, dan kerja sama yang telah diberikan dalam mengantarkan para siswa untuk terus tumbuh dan menempuh pendidikan putra-putrinya.”Kepercayaan tersebut merupakan amanah yang senantiasa kami jaga dan kelola dengan sebaik-baiknya. Dengan komitmen, sinergi, dan ikhtiar bersama, kami berharap dapat terus mengantarkan semakin banyak peserta didik meraih cita-citanya serta diterima di berbagai perguruan tinggi negeri favorit pada tahun-tahun mendatang,” pungkas Gus Syifa.
Selaras dengan hasil diatas, terdapat pencapaian yang semakin melengkapi rasa bangga seluruh warga madrasah. Pasalnya, enam diantara 250 siswa MAN 3 Jombang yang lolos seleksi masuk perguruan tinggi berhasil menembus ketatnya persaingan dan diterima di program studi Kedokteran. Enam siswa tersebut yakni:
- Muhammad Akhdannuha Fatihurrohman (Kedokteran UIN Maliki Malang)
- Rafi Indera Dewa Tegar Ramadani (Kedokteran UIN Maliki Malang)
- Akilah Maziyah Fanani (Kedokteran UIN Maliki Malang)
- Cinta Amaliyah Sholihah Wahyu Lestari (Kedokteran UIN Maliki Malang)
- Arina Izzata Aini (Kedokteran UIN Maliki Malang)
- Dyah Manggar Sasikirana (Kedokteran Universitas Negeri Malang)
Capaian tersebut menjadi prestasi yang membanggakan sekaligus membuktikan kualitas akademik, semangat belajar, dan konsistensi para siswa dalam mempersiapkan masa depan. Keberhasilan ini juga menambah deretan prestasi madrasah dalam mengantarkan peserta didiknya meraih impian melalui jalur prestasi.
Di balik pencapaian tersebut, tersimpan berbagai kisah perjuangan yang penuh inspirasi. Melalui testimoni yang mereka bagikan, para siswa menceritakan proses yang telah dilalui dalam mengejar impian. Berikut beberapa kisah inspiratif siswa dalam mewujudkan langkah
Keberhasilan diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang melalui jalur SNBP menjadi buah dari kerja keras Dyah Manggar Sasikirana (XII- 9) sejak awal belajar di MAN 3 Jombang. Rasa syukur, bahagia, dan haru menyelimuti dirinya saat dinyatakan lolos di jurusan yang menjadi harapan keluarga. Menurutnya, dukungan MAN 3 Jombang sangat besar dalam mengantarkannya meraih cita-cita, terutama melalui berbagai kompetisi seperti Musabaqah Syarhil Qur’an, Dai, dan Puisi yang menjadi nilai tambah dalam seleksi SNBP. Selain aktif berprestasi, Manggar juga terlibat dalam UKS, ekstrakurikuler KKR, dan organisasi PIK-R selama tiga tahun. “Saya meyakini bahwa pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan berbagai tugas yang diberikan pembina menjadi salah satu jalan keberkahan yang mengantarkan saya diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang,” papar gadis yang kerap disapa Manggar itu.
Selain Manggar, Cinta Amaliyah Sholihah Wahyu Lestari (XII- 10) juga mendapat kesempatan emas belajar di jurusan kedokteran UIN Maliki Malang. Bagi siswi kelas unggulan ini, sosok ibu yang berprofesi sebagai guru IPA menjadi inspirasi terbesar. Meski sempat ragu, dorongan dari orang tua serta nasihat para guru menguatkan langkahnya untuk terus berjuang. ” MAN 3 Jombang memiliki peran besar dalam mengantarkan saya meraih prestasi melalui berbagai pembinaan dan kompetisi, seperti OSK dan OMI,” bebernya. Cinta berharap dapat terus berkembang dan menjadi alumni yang mampu membawa nama baik MAN 3 Jombang serta Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Sedikit berbeda dari kedua rekannya, ketertarikan Rafi Indera Dewa Tegar Ramadani (XII- 1) pada dunia kedokteran telah tumbuh sejak dini. Dirinya memandang dokter sebagai profesi yang mulia dan inspiratif. “Selain ingin meraih cita-cita pribadi, saya juga berkeinginan kuat untuk menjaga kesehatan keluarga, khususnya kedua orang tua, baik secara jasmani maupun Rohani,” ungkap Rafi.
Siswa terakhir yang berhasil diwawancara, Akilah Maziyah Fanani (XII-9), juga membagikan kisah inspiratif menuju jurusan impiannya. Keberhasilannya meraih kesempatan melanjutkan studi di bidang kedokteran merupakan hasil dari keseimbangan antara ikhtiar akademik dan spiritual. Baginya, menjaga adab, menghormati orang tua, hidup sederhana, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain menjadi bagian penting dari perjalanan meraih cita-cita.(Chandra)

